logo blog

5 Kodok Paling Unik di Dunia


1. Cane Toad
Cane Toad
Dari sekitar 500 spesies yang disebut Kodok atau Toad, Cane Toad (Rhinella marina) diakui sebagai kodok yang terbesar. Menurut Guinness Book of Records, Cane Toad yang tercatat terbesar adalah salah satu hewan peliharaan di Swedia. Kodok yang diberi nama “Prinsen” panjangnya 38 cm dari ujung kepala ke ekornya dan beratnya 2,65 kg. Cane Toad tidak hanya besar, mereka juga menjadi masalah besar di daerah seperti Australia di mana mereka diperkenalkan disana pada tahun 1935 oleh manusia. Amfibi berkutil ini beracun dalam semua tahap kehidupan mereka bahkan sebagai berudu dan dengan demikian memiliki sedikit predator alami.

2. Kihansi Spray Toad
Kihansi Spray Toad
Kihansi Spray Toad (Nectophrynoides asperginis) ditemukan pada tahun 1996 dan sekarang sudah punah di alam liar! Asli daerah yang sangat kecil dan terisolasi di sekitar air terjun Kihansi di Tanzania selatan, habitat kodok kurcaci yang kecil ini dihancurkan pada tahun 1999 ketika bendungan Kihansi secara dramatis mengurangi mikro-habitat yang berkabut di sekitar air terjun. Terakhir terlihat di alam liar pada tahun 2004, sebuah program penangkaran yang sekarang berlangsung dengan tujuan mengembalikan spesies kodok ini ke lokasi artifisial aerasi dekat air terjun.

3. Suriname Toad
Suriname Toad
Suriname Toad (Pipa pipa) bisa tumbuh hingga 20 cm panjangnya tapi ukuran adalah atribut luarbiasa nya yang paling akhir. Kodok ini sangat datar (flat) sehingga terlihat seperti daun kering, untuk satu, dan kodok ini juga tidak memiliki gigi atau lidah! Sering ditemukan di Amerika Selatan dan tidak terancam oleh hilangnya habitat. Suriname Toad memiliki mata kecil dan suara parau yang aneh yang dihasilkan dengan menjentikkan tulang tenggorokan mereka bersama-sama. Jika semua itu tidak cukup aneh bagi Anda, lihatlah metode unik dan tidak biasa dari reproduksi Suriname Toad. Betinanya melepaskan telur yang didorong ke kulit punggungnya oleh gerakan jantan yang mengawininya. Telur kemudian diserap ke kulit ibu di mana embrio berkembang dan akhirnya muncul sepenuhnya sebagai kodok suriname kecil (toadlet) yang baru lahir.

4. Golden Toad
Golden Toad
Golden Toad (Bufo periglenes) belum pernah terlihat sejak 1989 dan dinyatakan punah pada tahun 2004. Ahli biologi tidak yakin apakah kodok ini menyerah pada efek pemanasan global atau jamur chytrid yang telah membinasakan amfibi di seluruh dunia atau mungkin keduanya. Ada kemungkinan penyakit melemahkan spesies, sehingga lebih rentan terhadap perubahan iklim. Sebelumnya terbatas pada habitat yang sangat kecil di hutan Kosta Rika, Golden Toad adalah rentan terhadap booming populasi dalam kondisi cuaca yang ideal. Sayangnya, ini adalah pedang yang ayunan kedua arah. Salah satu fakta yang aneh tentang makhluk ini adalah bahwa hanya jantannya yang berkulit emas mengkilap dan cerah, sedangkan betinanya tidak.

5. Kodok Pebble
Pebble
Berasal dari dataran tinggi yang kasar di Guyana, Venezuela, kodok Pebble (Oreophrynella nigra) terkenal karena strategi unik mereka untuk menghindari predator utama mereka: tarantula.

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2012. Rahasia - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib